JENANG KUDUS INFO MEDIA

"Jenang Kudus" kini tumbuh dan berkembang menjadi salah satu pilar yang memperkuat bangunan ekonomi masyarakat Kudus. Dengan dukungan instansi terkait dan seluruh stickholder, berbagai upaya untuk mewujudkan Jenang Kudus go International terus menerus dilakukan ...

Beranda

Membangun Masa Depan

Cara Peroleh Modal untuk Bisnis

Memberdayakan IKM Kudus

Teladan Seorang Sahabat Nabi

Jenang Kudus

Dodol Tape

Mubarok dan Kenia Ramaikan Pasar Ekspor

Jenang Kenia Buka di Tanggulangin

Jenang Kenia Juara Kemasan

Kenia Raih Juara III IKM Award

Pemasaran Oleh-oleh Rambah ke Luar Pulau

Laku Hingga Luar Jawa

Kualitas Kemasan Dongkrak Penjualan Oleh-oleh

Selalu Mencoba Hal Baru

Penjualan Oleh-oleh Naik 100 Persen

Omzet Oleh-oleh Diprediksi Naik

Aspo Kembangkan Sistem Kerja Sama

Tradisional Yang Menjual

Mengecap Legitnya Dodol Buah

Kunci Sukses Berbisnis

Musik Buat Hidup Jadi Nikmat

Pemkab Kudus

FEDEP Kudus

Website Jenang Kudus

Mubarok dan Kenia Ramaikan Pasar Ekspor

Jawa Pos (Radar Kudus), 24 Mei 2010

KUDUS - Setelah cukup lama merambah pasar domistik, produk jenang lokal mencoba menunjukkan eksistensi mereka di pasar dunia. Ini sebelumnya telah diawali oleh produsen jenang merek Mubarok, Mubarokfood Cipta Delicia. Dan kini, produsen jenang merek Kenia, yakni Perusahaan Jenang (PJ) Muria Jaya, juga melakukan langkah serupa.

Hal ini seperti diungkapkan Kasi Perdagangan Luar Negeri pada Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar, Achmad, belum lama ini. “Sekarang jenang Kudus mulai merambah pasar dunia,” ungkapnya. Dikatakan, produk yang berhasil menembus pasar internasional adalah jenang merek Mubarok dan Kenia.

“Keduanya berasal dari perusahaan yang berbeda. Begitu pula dengan sasaran ekspornya,” ujarnya. Achmad sendiri mengaku masih melakukan pendataan ke mana saja kedua perusahaan jenang tersebut mengekspor produknya.

Dengan adanya produk jenang sebagai pendatang baru di pasaran ekspor, diharapkan akan menambah daftar eksportir terbaru dari kekuatan lokal. Sejauh ini, ada sekitar 12 eksportir baik berskala kecil dan besar. Di antaranya produk rokok, kertas, konveksi, dan gebyok.

Sementara itu, ditemui di kediamannya kemarin, pimpinan PJ. Muria Jaya, Muhammad Ma’ruf, mengakui produknya memang diharapkan segera go international.

“Sudah ada pembicaraan dengan perusahaan distributor makanan kecil yang berasal dari Kanada,” ungkapnya. Ketertarikan perusahaan tersebut kepada produk Kenia dikarenakan tidak adanya bahan pengawet dalam bahan baku.

“Itu syarat pertama yang harus dipenuhi. Alhamdulillah kita sudah tidak menggunakan bahan pengawet sejak setahun lalu,” ucapnya.

Ma’ruf menambahkan, lantaran pengemasannya sudah menerapkan kemasan kedap udara sekaligus oxygen absorber, maka produknya tahan hingga satu tahun. Dan itu sudah diuji coba sejak dua tahun lalu.

“Pada saat uji coba, produk saya tahan hingga tujuh bulan tidak mengalami kerusakan. Begitu juga rasanya,” ujarnya. Terobosan inilah yang membuat calon importir menyukainya. Diperkitrakan, awal Juni 2010 ini pihaknya akan bertemu dengan importir tersebut di Jakarta. (hil/aji)

 

Please contact our Webmaster for questions or comments

© Copyright 2010 "Aspoo". All rights reserved.