Pemasaran Oleh-oleh Rambah ke Luar Pulau
o
Kudus
Mendominasi
Suara Merdeka
(Suara Muria), 20 Mei 2011
KUDUS –
Pemasaran oleh-oleh khas Kudus tidak hanya wilayah lokal,
namun kini sudah mulai merambah hingga ke luar pulau dan itu
sudah dilakukan sejumlah pengusaha oleh-oleh di Jawa Tengah,
termasuk Kudus yang kini masih mendominasi dalam pengiriman
produk oleh-olehnya ke luar pulau.
Pengurus
asosiasi pengusaha UMKM oleh-oleh Jawa Tengah bidang
pemasaran M. Ma’ruf Kenia saat ini ditemui kemarin
mengatakan, perkembangan pemasaran produk oleh-oleh ini
cukup pesat, tidak hanya sekedar menguasai wilayah lokal,
namun telah menembus luar pulau.
“Dari
koordinasi dengan pemangku wilayah di luar pulau akhirnya
disepakati, para pengusaha oleh-oleh bisa melakukan ekspansi
pemasaran, meskipun masih terbatas di satu pulau,” katanya.
“Dengan
pertimbangan ini, ini merupakan salah satu pulau yang
menjadi tujuan wisata yang sudah terkenal di dunia sehingga
sehingga ini membuka peluang bagi pengusaha oleh-oleh untuk
memasarkan produknya di sana. Secara langsung ini merupakan
awal embrio untuk membuka jalan ekspansi luar negeri,”
jelasnya.
Mengenai
target, pihaknya mengaku, belum menjadi prioritas utama,
namun yang jelas seluruh produk oleh-oleh diharapkan bisa
melakukan ekspansi ke luar pulau.
“Minimal bisa
menambah jaringan pemasarannya,” imbuhnya.
Ma’ruf
menambahkan, ada sejumlah daerah yang kini sudah mulai
melakukan pengiriman oleh-oleh yang sudah dipesan sejumlah
pengusaha di Bali, diantaranya dari Klaten, Kudus, Batang,
Wonosobo, Magelang, Solo serta Cilacap.
“Masing-masing
daerah mengirimkan produk oleh-oleh yang saat ini menjadi
andalan. Khusus jenang saat ini masih tercatat mendominasi,”
tandasnya. (J18-40) |