|
Penjualan Oleh-oleh Naik 100
Persen
o
Pengusaha
Kewalahan
Suara Merdeka
(Suara Muria), 8 Juli 2011
KUDUS –
Liburan sekolah yang cukup panjang, serta dibarengi dengan
menjelang tradisi Ruwahan, telah menyebabkan sejumlah
pengusaha dan pedagang oleh-oleh khas Kudus kewalahan
melayani pesanan, karena penjualannya mengalami peningkatan
yang cukup tinggi, yaitu rata-rata mencapai 100 persen.
Pengurus
Asosiasi Pengusaha UMKM Oleh-oleh (Aspoo), M. Ma’ruf
kemarin, saat memantau kedatangan wisatawan di Kudus Kulon
atau pada komplek Menara Masjid dan Makam Sunan Kudus,
menjelaskan ini merupakan kesempatan bagi para pengusaha
oleh-oleh untuk dapat meraih keuntungan sebanyak-banyaknya.
Pasalnya,
permintaan oleh-oleh untuk tahun ini cukup ramai
dibandingkan tahun lalu, yang hanya mengalami kenaikan 10
persen saja.
“Momennya
cukup tepat, ada liburan sekolah yang cukup panjang dan
ditambah dengan kondisi ekonomi yang cukup bagus. Tidak ada
gejolak yang menonjol,” katanya.
Banyaknya
permintaan, tidak jarang stok oleh-oleh terlambat untuk
dipasok, karena memang tingginya permintaan.
“Salah satunya
permintaan jenang Kudus. Makanan tersebut banyak dicari
wisatawan atau penziarah yang datang di Kudus, permintaannya
mencapai dua kali lipat,” ujarnya.
Jika
dirata-rata, satu perajin atau pengusaha bisa menghasilkan
50 karton jenang per hari. Namun permintaan konsumen lebih
dari 50 karton.
Menipis
“Dari pantauan
di lapangan ada beberapa pengusaha yang kelimpungan, karena
stoknya jauh dari mencukupi. Jalan satu-satunya mereka harus
meningkatkan produksi untuk memenuhi permintaan saat liburan
ini,” jelasnya.
Ma’ruf
menjelaskan, ramainya permintaan tersebut bisa menguntungkan
dan tidak bagi pengusaha jenang. Pertama jelas keuntungan
yang masuk melebihi target, bahkan meningkat hingga 100
persen.
Kedua, pesanan
yang ada di luar kota banyak yang tidak terlayani. Karena
waktu dan kemampuan produksi yang terbatas.
“Kami rasa hal
ini yang harus disikapi dengan bijaksana, artinya meskipun
permintaan banyak, namun kualitas oleh-oleh harus
benar-benar dijaga, baik dari segi rasa, sampai dengan
penampilan kemasannya tetap menarik,” katanya (J18-40) |