JENANG KUDUS INFO MEDIA

"Jenang Kudus" kini tumbuh dan berkembang menjadi salah satu pilar yang memperkuat bangunan ekonomi masyarakat Kudus. Dengan dukungan instansi terkait dan seluruh stickholder, berbagai upaya untuk mewujudkan Jenang Kudus go International terus menerus dilakukan ...

Beranda

Membangun Masa Depan

Cara Peroleh Modal untuk Bisnis

Memberdayakan IKM Kudus

Teladan Seorang Sahabat Nabi

Jenang Kudus

Dodol Tape

Mubarok dan Kenia Ramaikan Pasar Ekspor

Jenang Kenia Buka di Tanggulangin

Jenang Kenia Juara Kemasan

Kenia Raih Juara III IKM Award

Pemasaran Oleh-oleh Rambah ke Luar Pulau

Laku Hingga Luar Jawa

Kualitas Kemasan Dongkrak Penjualan Oleh-oleh

Selalu Mencoba Hal Baru

Penjualan Oleh-oleh Naik 100 Persen

Omzet Oleh-oleh Diprediksi Naik

Aspo Kembangkan Sistem Kerja Sama

Tradisional Yang Menjual

Mengecap Legitnya Dodol Buah

Kunci Sukses Berbisnis

Musik Buat Hidup Jadi Nikmat

Pemkab Kudus

FEDEP Kudus

Website Jenang Kudus

Musik Buat Hidup Jadi Nikmat

Jawa Pos (Radar Kudus), 24 Mei 2010

KUDUS - Setelah cukup lama merambah pasar domistik, produk jenang lokal mencoba menunjukkan eksistensi mereka di pasar dunia. Ini sebelumnya telah diawali oleh produsen jenang merek Mubarok, Mubarokfood Cipta Delicia. Dan kini, produsen jenang merek Kenia, yakni Perusahaan Jenang

Jawa Pos (Radar Kudus), 11 September 2011

Sosok Muhammad Ma’ruf Pemilik Jenang Kudus Kenia tidak terlepas dengan musik. Baginya musik adalah nyawa kedua yang bisa membuat hidupnya enjoy. Ia menekuni dunia musik saat masih kuliah di UIN Jogjakarta. Ma’ruf memiliki band dengan aliran rock dengan nama groupnya Eska Rock. Band yang dulunya sangat terkenal dan jam terbangnya sangat tinggi.

Selain pengusaha yang ulet. Ma’ruf  termasuk musisi yang handal sampai bisa menciptakan jinggle sendiri untuk Promosi Jenang Kenia. Dari pentas-pentas itulah ia membiayai kuliahnya sendiri dan sering mengikuti berbagai perlombaan musik. “Saya waktu masih ngeband pegang alat musik drum sampai sekarang pun saya masih suka bermusik dengan teman-teman,” ungkapnya.

Ma’ruf memiliki studio musik di rumahnyayang letaknya di bawah tanah, sehingga saat bermain tidak mengganggu tetangga yang lain. Menurutnya bermusik bisa membuat pikiran menjadi tenang dan menghilangkan kejenuhan. “Saya bisa menjadi rileks saat memainkan musik,” ujar Ma’ruf.

Selain itu Ma’ruf dipercaya sebagai Ketua Cabang Kudus Perguruan Bela Diri Pernapasan Sinar Perak. Ia bergabung dengan bela diri tersebut tahun 1997 dan satu tahun berikutnya ia dijadikan ketua hingga sekarang. “Awalnya saya diajak teman dan lama-lama menjadi suka karena seni bela diri ini dibekali dengan nasehat-nasehat yang mencerminkan diri kita sendiri,” ujarnya.

Seni bela diri ini binaan dari Ustad Danu yang muncul di televisi saat Ramadan yang bisa membaca sifat orang tersebut dari penyakit yang dideritanya. Ma’ruf termasuk sahabat baik Ustad Danu. “Ustad Danu sering main ke rumah dan ia orangnya bisa memberikan gambaran-gambaran yang masuk akal, maka  

 

Please contact our Webmaster for questions or comments

© Copyright 2010 "Aspoo". All rights reserved.